Skip to content
Home » Waspada Penyakit Kanker Kolorektal, Ketahui Faktanya!

Waspada Penyakit Kanker Kolorektal, Ketahui Faktanya!

Penyakit Kanker Kolorektal

Sumber: lifehack.id

Ditinjau oleh: dr. Henry Riyanto Sofyan, Sp.S

SIAPDOK – Mengutip dari CDC, Kanker Kolorektal merupakan penyakit kanker di mana sel – sel di kolon (usus besar) atau rektum (anus) terus tumbuh di luar kendali.

Terkadang pertumbuhan abnormal, yang disebut polip, terbentuk di usus besar atau rektum. Seiring waktu, beberapa polip dapat berubah menjadi kanker.

Risiko terkena kanker kolorektal meningkat seiring bertambahnya usia, namun juga terdapat beberapa resiko lain yang dapat mempengaruhi seseorang bisa memiliki kanker Kolorektal, yaitu seperti :

  • Penyakit radang usus seperti penyakit Crohn atau kolitis ulserativa.
  • Riwayat pribadi atau keluarga yang terkena kanker kolorektal atau polip kolorektal.
  • Sindrom genetik, seperti poliposis adenomatosa familial atau kanker kolorektal non-poliposis herediter (sindrom Lynch).
  • Kurangnya aktivitas fisik secara teratur.
  • Konsumsi buah dan sayur yang rendah.
  • Kegemukan dan obesitas
  • Konsumsi alkohol
  • Merokok

Namun bagaimana kita bisa mengetahui apabila kita memiliki penyakit tersebut ? Inilah gejala – gejalanya.

Gejala – Gejala dari Kanker Kolorektal

Polip kolorektal dan kanker kolorektal tidak selalu menimbulkan gejala, terutama pada awalnya. Seseorang bisa saja mengidap polip atau kanker kolorektal dan tidak mengetahuinya.

Beberapa gejala yang dapat mengindikasikan kemungkinan Kanker Kolorektal adalah :

  • Perubahan di kebiasaan buang air besar.
  • Darah di dalam atau di tinja (buang air besar).
  • Diare, sembelit, atau merasa bahwa usus tidak kosong sepenuhnya.
  • Sakit perut, nyeri, atau kram yang tidak kunjung hilang.
  • Penurunan berat badan yang tidak normal.

Terutama dengan kanker kolorektal yang terkadang tidak menunjukkan gejala, maka konsultasi kepada seorang dokter harus dilakukan terutama mengenai perlunya untuk skrining.

Untungnya aplikasi SiapDOK menyediakan pelayanan telekonsulting kesehatan yang menghubungkan pasien dengan doktek berkualitas pada rumah sakit yang dipilih. Merupakan sebuah aplikasi yang aman, konfidensial (rahasia), dan mudah untuk digunakan.

Pengobatan Terhadap Penyakit Kanker Kolorektal

Pengobatan terhadap kanker kolorektal bergantung kepada kondisi kesehatan pasien, serta lokasi dan stadium kanker. Berikut ini adalah beberapa metode pengobatan kanker kolorektal:

  1. Operasi, dimana terdapat beberapa jenis operasi yang dapat dipilih oleh dokter, yaitu:
    • Polipektomi, untuk mengangkat polip kolorektal berukuran kecil melalui prosedur kolonoskopi.
    • Endoscopic mucosal resection, untuk mengangkat polip kolorektal dan lapisan dalam usus besar, melalui kolonoskopi
    • Bedah laparoskopi, untuk mengangkat polip yang tidak dapat ditangani dengan prosedur kolonoskopi
    • Partial colectomy, untuk memotong bagian usus besar yang terserang kanker, bersama sebagian jaringan sehat di sekitarnya
  2. Kemoterapi, yaitu pemberian obat-obatan untuk membunuh atau menghancurkan sel kanker.
  3. Terapi target, adalah pemberian obat-obatan yang secara spesifik menargetkan gen, protein, atau jaringan tubuh yang berkontribusi dalam perkembangan sel-sel kanker.
  4. Imunoterapi, adalah pemberian obat-obatan yang merangsang daya tahan tubuh untuk melawan sel kanker.
  5. Radioterapi, yaitu pengobatan yang menggunakan sinar-X atau proton untuk membunuh sel kanker.

Tahap Mitigasi 

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan dalam mengurangi resiko terkena kanker Kolorektal. Yaitu :

  1. Mengkonsumsi biji-bijian, buah, dan sayur
  2. Berolahraga secara rutin, sedikitnya 30 menit sehari
  3. Mengurangi asupan makanan yang berlemak serta makanan cepat saji
  4. Menghentikan kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol
  5. Mempertahankan berat badan yang ideal
  6. Mengelola diabetes dengan baik apabila ada

Jadi tunggu apa lagi ? Segera unduh aplikasi SiapDOK untuk mulai konsultasi mengenai kesehatan anda kepada dokter profesional. Dengan mudah, aman, serta nyaman.

(Riestario Kurnia Thodianysyah)