Skip to content
Home » Kencing Berdarah, Ini Peyebab dan Pengobatannya!

Kencing Berdarah, Ini Peyebab dan Pengobatannya!

SiapDOK Apakah sobat sehat menemui kondisi urine berwarna kemerahan atau kecoklatan (kencing berdarah) padahal Anda tidak ada keluhan lain atau, pada perempuan, Anda tidak sedang dalam kondisi menstruasi? Simak artikel berikut untuk mengetahui kebenarannya!

Tak jarang, kencing berdarah membuat penderitanya cemas mengenai kesehatan tubuhnya.

Dalam dunia medis, kencing berdarah disebut juga sebagai hematuria yang menandakan adanya masalah pada saluran kencing, ginjal, atau prostat.

Kencing Berdarah

Penyebab kencing Berdarah

Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya kencing berdarah:

  • Infeksi Saluran Kencing

    Bakteri area vital menjadi salah satu penyebab terjadinya infeksi saluran kencing yang memicu gejala kencing berdarah.

    Penyebab masuknya bakteri sangat beragam, mulai dari pemasangan kateter karena keperluan medis hingga kebiasaan menahan buang air kecil.

  • Gangguan Ginjal

    Terdapat beberapa penyakit ginjal yang berpotensi menyebabkan kencing berdarah seperti glomerulonefritis, batu ginjal, sindroma nefritik, gagal ginjal, kanker atau tumor ginjal, penyakit ginjal polikistik, hingga cedera atau perdarahan pada ginjal.

  • Kasus pada pria 

    Pembesaran Prostat Umumnya, pria berusia 50 tahun ke atas berpotensi mengalami pembesaran atau radang prostat.

    Selain keluarnya darah dalam urine, pembesaran prostat juga menyebabkan buang air kecil tidak lancar, lebih banyak buang air kecil di malam hari, dan sensasi kurang tuntas setelah buang air kecil.

  • Kanker Kandung Kemih

    Kanker kandung kemih tidak hanya menyebabkan nyeri pada kandung kemih dan kencing berdarah saja, namun nyeri juga dapat merembet ke punggung pasien.

    Sayangnya, mayoritas gejala di atas justru menandakan bahwa kanker telah berada pada stadium lanjut atau tinggi.

    Faktor pemicu kanker kandung kemih sangat beragam seperti kebiasaan merokok, infeksi saluran kemih kronis, paparan zat kimia, paparan radiasi, atau memiliki riwayat kanker kandung kemih pada keluarga.

  • Efek Samping Pemberian Obat-Obatan

    Konsumsi obat-obatan seperti antibiotik penicilin, dan antikoagulan atau obat pengencer darah, dapat menyebabkan efek samping berupa kencing darah.

    Bahkan pengobatan seperti kemoterapi pun juga dapat menyebabkan kencing berwarna merah kecoklatan.

Setelah mengetahui berbagai macam penyebab kencing berdarah, ada baiknya bagi sobat sehat untuk mengetahui langkah mengidentifikasi kencing berdarah melalui konsultasi dokter dan pemeriksaan di Rumah Sakit.

Pemeriksaan oleh Dokter

Beberapa pemeriksaan yang biasanya akan dilakukan oleh dokter antara lain adalah:

  • Pemeriksaan Fisik

    Pemeriksaan fisik dilakukan untuk melakukan pengecekan apabila terdapat rasa sakit yang ditemukan di sekitar kandung kemih, ginjal, daerah pinggang atau daerah panggul pasien.

  • Sistoskopi

    Sistoskopi adalah prosedur medis yang dilakukan untuk memeriksa kandung kemih dan uretra atau saluran yang menghubungkan kandung kemih dengan alat kelamin tempat mengeluarkan urine.

    Sistoskopi dilakukan menggunakan tabung kecil berkamera yang dimasukkan melalui uretra sampai ke kandung kemih untuk melihat kondisinya.

    Sistoskopi akan berguna untuk mencari tahu penyebab pendarahan, sumbatan, atau gangguan lainnya yang terjadi dalam kandung kemih.

  • Tes Pencitraan dengan USG, MRI, atau CT Scan

    Dokter biasanya akan melakukan USG pada ginjal untuk memeriksa aliran darah dan mendeteksi apabila terdapat kista, tumor, atau batu ginjal.

    MRI atau CT Scan akan dilakukan apabila data yang didapat melalui USG belum memadai untuk melakukan diagnosa.

  • Tes Urine

    Sampel urine akan diambil dari pasien untuk dilihat seberapa banyak kandungan darahnya dan apakah terdapat pengkristalan di dalamnya.

  • Tes Darah

    Tes darah dilakukan untuk memeriksa kadar kreatinin protein dalam tubuh pasien, apabila hasilnya tinggi maka artinya pasien berpotensi mengalami penyakit ginjal.

Apabila sobat sehat menemui gejala kencing berdarah, segera periksakan diri ke dokter melalui aplikasi telekonsultasi SiapDOK yang dapat sobat sehat dapatkan melalui Playstore ataupun App Store. Terintegrasi dengan RSCM, sobat sehat tidak perlu mengkhawatirkan kualitas layanan yang dijamin oleh SiapDOK.

Yuk, sebarkan kebaikan dengan berbagi informasi di atas agar keluarga dan orang-orang terdekat tetap sehat dan bugar. Jangan lupa bagikan kisahmu juga melalui kolom komentar ya!

(Anneke Virna Murdoko)

Ditinjau oleh: dr. Henry Riyanto Sofyan, Sp.S