Skip to content
Home » Leukemia Pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganan

Leukemia Pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganan

Leukemia

Sumber: Future of Personal Health

Ditinjau oleh: dr. Henry Riyanto Sofyan, Sp.S

Mengutip dari Cedars Sinai, Leukemia adalah kanker darah yang merupakan bentuk paling umum dari kanker di masa kanak-kanak. Sel kanker tumbuh di sumsum tulang dan masuk ke dalam darah.

Sumsum tulang adalah pusat yang lembut dan kenyal dari beberapa tulang. Itu membuat sel darah. 

Menurut Dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp. A(K), Ketika seorang anak menderita leukemia, sumsum tulang membuat sel darah abnormal yang tidak matang sehingga terdapat kekurangan sel darah merah. 

Sel-sel abnormal tersebut biasanya adalah sel darah putih (leukosit). Sumsum tulang juga membuat lebih sedikit sel sehat. Sel-sel abnormal berkembang biak dengan sangat cepat dan mereka tidak bekerja sama dengan sel-sel sehat.

Tipe – tipe sel darah yang terdapat dalam tubuh kita yaitu :

  • Sel darah merah (eritrosit), membawa oksigen. Ketika seorang anak memiliki tingkat sel darah merah sehat yang rendah, ini disebut anemia, dimana anak mungkin merasa lelah, lemah, dan sesak napas.
  • Trombosit, membantu pembekuan darah dan menghentikan pendarahan. Ketika seorang anak memiliki tingkat trombosit yang rendah, ia lebih mudah memar dan berdarah.
  • Sel darah putih (leukosit), melawan infeksi dan penyakit lainnya. Ketika seorang anak memiliki tingkat sel darah putih yang rendah, ia lebih mungkin mengalami infeksi.

Gejala Seseorang Yang Memiliki Leukemia

Gejala Leukemia tergantung pada banyak faktor. Kanker tersebut mungkin berada di sumsum tulang, darah, dan jaringan serta organ lainnya. Ini mungkin termasuk kelenjar getah bening, hati, limpa, timus, otak, sumsum tulang belakang, gusi, dan kulit.

Gejala dapat terjadi sedikit berbeda pada setiap anak. Mereka dapat mencakup:

  • Kulit pucat
  • Merasa lelah, lemah, atau kedinginan
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Sesak napas, kesulitan bernapas
  • Infeksi yang sering atau jangka panjang
  • Demam
  • Mudah memar atau berdarah, seperti mimisan atau gusi berdarah
  • Nyeri tulang atau sendi
  • Perut (perut) bengkak
  • Nafsu makan buruk
  • Penurunan berat badan
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (nodus)

Penanganan Leukemia

Anak mungkin perlu dirawat terlebih dahulu karena jumlah darah yang rendah, pendarahan, atau infeksi. Anak mungkin akan menerima:

  • Transfusi darah dengan sel darah merah untuk jumlah darah rendah
  • Transfusi darah dengan trombosit untuk membantu menghentikan pendarahan
  • Obat antibiotik untuk mengobati infeksi apapun

Perawatan akan tergantung pada jenis leukemia dan faktor lainnya. Leukemia dapat diobati dengan salah satu di bawah ini:

  • Kemoterapi, adalah pengobatan yang membunuh sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Mereka dapat diberikan ke dalam vena (IV) atau kanal tulang belakang, disuntikkan ke dalam otot, atau diminum. 

Kemoterapi adalah pengobatan utama untuk sebagian besar leukemia pada anak-anak. Beberapa obat sering diberikan pada waktu yang berbeda. Biasanya dilakukan dalam siklus, dengan periode istirahat di antaranya. Ini memberi anak Anda waktu untuk pulih dari efek samping.

  • Terapi radiasi, adalah sinar-X berenergi tinggi atau jenis radiasi lainnya. Mereka digunakan untuk membunuh sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Radiasi dapat digunakan dalam kasus-kasus tertentu.
  • Kemoterapi dosis tinggi dengan transplantasi sel induk. Sel darah muda (sel induk) diambil dari anak atau dari orang lain. Ini diikuti oleh sejumlah besar obat kemoterapi. Hal ini menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang. Setelah kemoterapi, sel-sel induk diganti.
  • Terapi yang ditargetkan. Pengobatan ini dapat bekerja ketika kemoterapi tidak. Misalnya, dapat digunakan untuk mengobati anak-anak dengan leukemia myeloid kronis (CML). Terapi yang ditargetkan seringkali memiliki efek samping yang lebih ringan.
  • Imunoterapi, adalah pengobatan yang membantu sistem kekebalan tubuh sendiri menyerang sel kanker.
  • Perawatan suportif. Perawatan dapat menyebabkan efek samping. Obat-obatan dan perawatan lain dapat digunakan untuk nyeri, demam, infeksi, serta mual dan muntah.
  • Uji klinis. Perlu ditanyakan kepada penyedia layanan kesehatan anak Sobat Siap terlebih dahulu apakah ada perawatan yang sedang diuji yang mungkin bekerja dengan baik untuk anak.

Dengan kanker apapun, seberapa baik seorang anak diharapkan untuk pulih dapat bervariasi. Mengingat bahwa:

  • Mendapatkan perawatan medis segera penting untuk pemulihan terbaik.
  • Perawatan tindak lanjut yang berkelanjutan selama dan setelah perawatan diperlukan.
  • Perawatan baru sedang diuji untuk meningkatkan hasil dan mengurangi efek samping.

Kapan Harus ke Dokter?

Gejala leukemia bisa seperti kondisi kesehatan lainnya. Pastikan anak Sobat Siap menemui penyedia layanan kesehatan untuk melakukan diagnosis.

Untungnya terdapat aplikasi SiapDOK yang merupakan aplikasi telekonsulting kesehatan dengan dokter profesional yang mudah, aman, dan nyaman.

Apabila Sobat Siap melihat adanya gejala Leukemia pada anak atau memiliki kekhawatiran akan kesehatan anak ataupun kekhawatiran lainnya, segera unduh aplikasi SiapDOK dan mulai berkonsultasi dengan dokter yang ahli pada bidangnya dengan mudah dan aman.