Skip to content
Home » 5 Jenis Penyakit Mata: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya!

5 Jenis Penyakit Mata: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya!

penyakit mata

Sumber: pixabay.com

Ditinjau oleh: dr. Henry Riyanto Sofyan, Sp.S

SiapDok – Penyakit Mata adalah gangguan kesehatan yang sering dan umum terjadi di kalangan masyarakat Indonesia. Entah bersifat ringan ataupun berat.

Suatu Penyakit Mata dapat diidentifikasi dari gejala-gejala yang timbul, seperti mata merah, gatal, perih, penglihatan yang buram, dan kebutaan.

Setiap gejala yang dirasakan akan menentukan jenis penyakit apakah yang diidap oleh seorang pasien. Nah, untuk mengetahui jenis-jenis Penyakit Mata serta gejalanya, Sobat Pintar dapat menyimak ulasan berikut ini!

Jenis-Jenis Penyakit Mata yang Umum Terjadi

Jenis Penyakit Mata

Sumber: freepik.com

1. Xerophthalmia

Xerophthalmia adalah sebuah penyakit  yang diakibatkan oleh kekurangan Vitamin A, terutama pada balita yang menderita kekurangan gizi.

Salah satu gejala dari Xerophthalmia adalah mata kering. Mata yang  kering dapat didiagnosa apabila timbul kemerahan disekitar mata, penglihatan kabur, dan terasa panas atau terbakar.

Ada sekitar 5–34% penduduk dunia mengidap penyakit ini. Angkanya terus meningkat seiring bertambahnya usia seseorang.

2. Katarak

Katarak adalah suatu Penyakit Mata yang ditandai dengan keruhnya lensa mata dan kaburnya penglihatan.

Gejala yang sering timbul dari katarak ini adalah penglihatan kabur, melihat lingkaran disekitar cahaya, melihat warna disekitar memudar padahal tidak, dan kualitas penglihatan menurun saat malam hari.

Adapun ciri-ciri mudah mengetahui seseorang terkena katarak adalah terdapat selaput putih yang menutupi kornea mata secara keseluruhan ataupun tidak.

Penyakit katarak ini menjadi penyebab kebutaan mata terbesar pertama di Dunia. World Health Organization (WHO) menyatakan sekitar 40 juta populasi dunia mengalami kebutaan akibat katarak.

Sedangkan menurut Kemenkes, di Indonesia sekitar 81 % kebutaan pada masyarakat berumur 50 tahun ke atas disebabkan oleh katarak.

3. Glaukoma

Glaukoma adalah jenis penyakit mata yang mana terjadi kerusakan saraf optik yang disebabkan oleh tekanan mata yang tinggi.

Tekanan mata yang tinggi dapat diakibatkan oleh kelebihan produksi cairan mata dan terhalangnya saluran pembuangan cairan mata tersebut.

Beberapa gejala dari glaukoma ini yaitu mata terasa nyeri, melihat bayangan di sekeliling cahaya, mata kemerahan, mata berkabut terkhusus pada bayi dibawah umur, dan penglihatan yang menyempit. 

Glaukoma menjadi penyebab kebutaan kedua terbesar setelah Katarak. Berdasarkan data dari World  Health Organization (WHO), pada tahun 2010 diperkirakan sekitar 3,2 juta orang di dunia mengalami kebutaan akibat Glaukoma ini.

4. Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah kondisi mata kemerahan yang diakibatkan oleh iritasi mata, infeksi, peradangan pada selaput permukaan bola mata, dan alergi.

Penyakit Mata yang satu ini sering kali kita rasakan ketika berkendara sepeda motor. Biasanya, gejala yang timbul adalah mata merah, perih, dan terasa gatal.

Konjungtivitis dibagi menjadi 2, yaitu: infeksi dan non-infeksi. Untuk yang infeksi terjadi karena virus dan bakteri, sedangkan non-infeksi terjadi karena alergi.

5. Pterigium

Penyakit pterigium ditandai dengan adanya selaput lendir pada bagian putih bola mata yang terjadi karena seringnya terpapar radiasi sinar matahari.

Gejala dari penyakit ini adalah mata merah, gatal, dan penglihatan kabur atau buram. Biasanya, seseorang dengan penyakit ini akan merasa seperti kelilipan suatu benda asing.

Cara Mengobati Penyakit Mata

Apabila yang dirasa itu ringan, maka cukup dengan obat tetes mata. Namun, apabila penyakit tersebut sudah parah seperti glaukoma dan katarak, maka segeralah pergi ke dokter untuk melakukan pengobatan dan perawatan intensif.

Cara Mencegah Penyakit Mata

Adapun langkah-langkah yang bisa Sobat Pintar lakukan untuk menjaga kesehatan mata adalah sebagai berikut:

  •       Mengkonsumsi makanan sehat, bergizi, dan bervitamin A, seperti wortel dan sayur-sayuran.
  •       Istirahat yang cukup dan teratur
  •       Lakukan olahraga mata secara rutin, minimal 30 menit/hari.
  •       Rutin mengecek dan berkonsultasi ke dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Dokter Mata

Sumber: pixabay.com

Sebenarnya, untuk menjaga kesehatan mata sebaiknya dilakukan pengecekan oleh dokter setiap 6 bulan sekali. Namun, apabila merasakan gejala-gejala dari Penyakit Mata yang telah disebutkan diatas, maka segeralah untuk pergi ke dokter.

Jika ingin berkonsultasi terkait kesehatan mata dengan dokter spesialis dan berkompeten secara mudah dan cepat, Sobat Sehat dapat menggunakan aplikasi Smart RSCM dari siapdok.id.

Banyak pilihan dokter spesialis yang siap membantu Sobat Pintar dalam berkonsultasi. Tak perlu ragu dan khawatir untuk #KonsultasikanSaja di Smart RSCM!