Skip to content
Home » Kanker Kepala dan Leher: Kalian Wajib Tahu Diagnosisnya!

Kanker Kepala dan Leher: Kalian Wajib Tahu Diagnosisnya!

kanker kepala dan leher

sumber: pixabay.com

SiapDOK Sobat sehat mungkin tidak asing dengan jenis kanker payudara, serviks, prostat, atau kolorektal. Berbeda dari kanker kepala dan leher yang jarang diketahui karena minimnya informasi.

Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang semakin banyak diderita oleh masyarakat, seperti kanker leher dan kepala.

Menurut data yang dirilis Globocan pada 2018, satu dari lima pria dan satu dari enam wanita di seluruh dunia mengidap kanker.

Efek kanker tidak kecil, dengan satu dari delapan pria dan satu dari sebelas wanita meninggal karena penyakit tersebut.

Kanker yang paling banyak ditemukan adalah kanker paru dan kanker hati untuk laki-laki, serta kanker payudara dan kanker serviks untuk wanita.

Sedangkan kanker yang paling umum ditemukan di seluruh dunia antara lain adalah kanker tiroid, kanker bibir dan rongga mulut, kanker otak, kanker kulit, kanker laring, kanker faring, serta kanker kelenjar ludah. 

Baca juga: Turunkan Berat Badan Secara Efektif Melalui Akupuntur

Apa itu Kanker Kepala dan Leher?

Kanker kepala dan leher adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sejumlah tumor ganas yang berbeda yang berkembang di sekitar jaringan dan organ kepala serta leher.

Kanker ini bisa muncul dari sinus, bagian dalam atau belakang hidung, lidah, gusi, langit-langit mulut, tenggorokan, laring, bibir, sampai kelenjar air liur.

“Sel kanker kepala dan leher biasanya bermula pada sinus paranasal dan rongga hidung dan mulut. Juga kelenjar ludah, pangkal tenggorokan, serta rongga di belakang hidung dan mulut yang menghubungkan keduanya ke kerongkongan.” ungkap dr. Mayang pada Live Instagram @rscm.official 8 Februari kemarin.

Sebagian besar, penyakit ini dimulai dengan sel epitel skuamosa. Sel epitel pipih adalah sel yang menutupi permukaan mukosa organ di kepala dan leher, seperti pipi di dalam mulut, saluran hidung di dalam, gusi dan gigi.

Ada berbagai jenis kanker kelenjar ludah karena kelenjar ludah sendiri memiliki berbagai jenis sel yang dapat menjadi kanker.

Gejala paling umum yang ditemui pada kanker kepala dan leher adalah benjolan atau rasa sakit yang tidak sembuh, sakit tenggorokan yang tidak hilang, sulit menelan, dan ada perubahan dalam suara atau suara serak. Lebih spesifiknya sebagai berikut:

  • Bengkak di area leher
  • Halitosis atau bau mulut
  • Hidung kerap tersumbat
  • Ingus tidak terkontrol
  • Sering mimisan
  • Pendarahan pada mulut dan gusi
  • Telinga berdenging
  • Penurunan berat badan secara drastis

Faktor Risiko Kanker Kepala dan Leher

Faktor risiko penyakit kanker leher salah satunya yaitu paparan asap rokok, baik perokok aktif maupun pasif. Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan maupun obat-obatan terlarang juga berpotensi menyebabkan terjadinya penyakit berbahaya ini. Faktor eksternal yang memungkinkan yaitu bila sobat sehat terjangkit infeksi virus human papillomavirus (HPV) dan Epstein-Barr.

Baca juga: Sadari Bahaya Kencing Berdarah, Ini Cara Menanggulanginya!

Cara Pencegahan

Ada beberaa cara pencegahan yang cukup efektif, antara lain:

  • Menghindari alkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang
  • Menggunakan sunblock dan lipbalm dengan kadar SPF memadai
  • Kontrol gigi secara rutin
  • Mengurangi risiko infeksi HPV dengan membatasi jumlah pasangan seksual karena gonta-ganti ataupun memiliki banyak pasangan seksual dalam satu waktu meningkatkan risiko Anda terhadap infeksi ini

Sobat sehat memerlukan konsultasi praktis dengan dokter-dokter terpercaya? SiapDOK jawabannya!

SiapDOK hadir melayani telekonsultasi melalui aplikasi SmartRSCM yang dapat sobat sehat unduh secara gratis melalui Google Playstore maupun App Store. Yuk #PercayakanDoktermu, bersama SiapDOK, jaga kesehatan diri dan orang-orang tercinta.

Ditinjau oleh: dr. Henry Riyanto Sofyan, Sp.S 

(Anneke Virna Murdoko)