Skip to content
Home » Jenis Katarak

10 Jenis Katarak Berdasarkan Penyebab, Letak, dan Usia

Halo, Sobat Pintar! Kamu sudah tahu belum kalau ternyata Jenis Katarak itu banyak, lho! Mau tahu apa saja? Yuk, langsung scroll aja!

Sebagai penyebab kebutaan nomor satu di dunia, Katarak terbagi menjadi berbagai jenis sesuai dengan sifat dan karakteristiknya.

Jenis Katarak Berdasarkan Usia

katarak Mata

Sumber: BolaStylo.com

1. Katarak Senilis

Katarak Senilis biasa mengenai lansia (di atas 50 tahun) akibat lensa mengalami kekeruhan, penebalan, dan penurunan daya akomodasi.

Selain faktor usia, Katarak Senilis dapat juga disebabkan oleh Diabetes Melitus, Hipertensi, dan penyakit pengganggu metabolisme mata.

2. Katarak Juvenil

Salah satu jenis katarak yang biasa mengenai remaja berusia di atas 1 tahun hingga 23 tahun.

Katarak ini biasa terjadi setiap 1 dalam 2000 kelahiran hidup. Biasanya terjadi akibat gangguan perkembangan normal lensa.

3. Katarak Kongenital

Katarak pada bayi karena masalah saat kehamilan yang biasa terjadi pada ibu hamil. Katarak ini dapat disebabkan ibu hamil yang mengalami Toksoplasma, Rubella, dan lain-lain. Biasanya bayi akan langsung menderita katarak kongenital saat dilahirkan.

Separuh penderita katarak kongenital terkena anomali mata lainnya seperti PHPV, Aniridia, Koloboma, dan lain-lain.

Jenis Katarak Berdasarkan Penyebabnya

Jenis Katarak

Sumber: freepik.com

1. Katarak Traumatik

Katarak yang terjadi akibat terjadi cedera pada mata. Cedera tersebut dapat terjadi karena terpapar suhu panas terus menerus, terkena bahan kimia, serpihan batu, dan lain-lain.

Katarak Traumatik dapat terjadi setelah cedera atau beberapa tahun kemudian.

2. Katarak Komplikata

Katarak yang terjadi akibat infeksi, pemakaian steroid dalam jangka waktu yang lama, penyakit kencing manis, dan riwayat Uveitis Kronis atau berulang. 

3. Pseudoexfoliasi

Katarak yang disertai adanya material yang menyebabkan kelainan/penyakit lain seperti glaukoma.

Pseudoexfoliasi disebabkan oleh faktor usia dan terkadang penyakit lain yang dapat terjadi pada usia muda.

Jenis Katarak Berdasarkan Letak atau Tingkat Kekeruhan Lensa

Jenis-jenis Katarak

Sumber: freepik.com

1. Katarak Nuklearis

Kekeruhan terbentuk di area tengah lensa diiringi perubahan warna lensa menjadi kuning atau coklat secara progresif perlahan-lahan.

Penderita Katarak Nuklearis sulit untuk membedakan corak mata dan melihat penglihatan jauh.

Merupakan jenis katarak yang paling sering ditemui pada Lansia. Ia memiliki risiko yang besar pada lansia berabun dekat.

2. Katarak Kortikal

Kekeruhan terjadi tidak merata dan berada di daerah korteks (pinggiran atau tepi luar lensa).

Pada katarak kortikal, akan terbentuk area putih mengelilingi lensa yang membuat cahaya tersebar saat masuk ke mata dan mengakibatkan pandangan kabur dan silau jika melihat ke arah sumber cahaya. 

3. Katarak Subkapsular

Kekeruhan yang terbagi menjadi dua jenis: kekeruhan di area belakang atau kekeruhan di area lensa mata.

  • Katarak Subkapsular Posterios: Kekeruhan terjadi di belakang lensa pada jalur cahaya saat melewati lensa. Biasa terjadi akibat penyakit Diabetes Melitus.
  • Katarak Subcapsular Anterior: Kekeruhan terjadi di depan lensa dan biasa terjadi akibat cedera.

Penderita Katarak Subkapsular merasa silau, memiliki penglihatan buruk pada tempat terang, dan lebih terganggu pada penglihatan dekat daripada jauh.

4. Katarak Matur

Kekeruhan terjadi pada seluruh lensa sehingga menyebabkan penderita sama sekali tidak bisa melihat bayangan.

Penderita katarak matur tidak akan dapat melihat dan mengenali objek di depannya.

Bingung Mau Tanya Ke Siapa? Yuk Download Smart RSCM!

Konsultasi Dokter

Sumber: joss.co.id

Kalau Sobat Pintar masih bingung dan ragu-ragu tentang kondisi kesehatan kamu, apakah mengidap penyakit mata atau tidak?

kamu sekarang bisa, loh, nanya langsung ke dokter berkualitas dari rumah sakit ternama RSCM dengan mudah!

Dengan men-download aplikasi Smart RSCM oleh SiapDOK melalui App Store atau Play Store, kamu dapat langsung berkonsultasi secara online tanpa harus bepergian ke rumah sakit!

Jadi, tunggu apa lagi?Yuk #PercayakanDoktermu!

(Callysta Nathania Regina Nariswari)

Ditinjau oleh: dr. Henry Riyanto Sofyan, Sp.S

Referensi:

Astari, P. (2018). Katarak: Klasifikasi, Tatalaksana, dan Komplikasi Operasi. CDK-269, 45(10), 749. CDK Journal.