Skip to content
Home » Kehamilan

Kehamilan: Tanda, Ciri, dan Cara Mengetahui

  • by

Kehamilan adalah sebuah istilah yang merujuk terhadap perkembangan janin pada rahim seorang wanita, ataupun juga merujuk kepada masa pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahim.

Kehamilan terjadi akibat proses fertilisasi antara sel sperma dengan sel telur. Kemudian sel sperma dan sel telur yang telah menyatu tersebut mengalami peristiwa yang disebut dengan “nidasi”.

Nidasi merupakan suatu keadaan dimana sel telur yang telah dibuahi sel sperma bersarang di endometrium. Dari sinilah periode kehamilan dimulai atau dihitung.

Kehamilan biasanya terjadi selama 9 bulan, yang dimana terbagi menjadi 3 periode. Pada periode pertama atau 3 bulan pertama, merupakan masa yang paling riskan akan terjadinya keguguran.

Kemudian pada periode kedua atau 3 bulan kedua (bulan 4 sampai 6), yaitu masa janin sedang bertumbuh diiringi dengan pemeriksaan oleh ahli medis terkait dengan kondisi janin. Bahkan pemeriksaan dapat dilakukan hingga dapat melihat bentuk janin di rahim.

Terakhir yaitu pada periode ketiga atau 3 bulan terakhir (bulan 7 sampai kelahiran), merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan janin lebih lanjut hingga sampai siap untuk proses kelahiran.

Data Kehamilan di Indonesia

Kehamilan

Sumber: istockphoto.com

Tidak ada angka pasti mengenai data ibu hamil di Indonesia. Namun ada peristiwa unik mengenai kehamilan selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia.

Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN yang diinformasikan pada 19 Maret 2020, terjadi sekitar 400.000 kasus kehamilan yang tidak direncanakan semenjak adanya peraturan work from home.

Sehingga pada awal tahun 2021 lalu, diperkirakan ada sekitar 420.000 kasus kelahiran bayi yang terjadi.

Tanda-Tanda Kehamilan

Tanda-Tanda Kehamilan

Saat seorang perempuan mengalami kehamilan, maka akan ada tanda-tanda yang dialami, bahkan tanda tersebut telah terjadi semenjak minggu pertama proses fertilisasi. Berikut beberapa tanda hamil seorang wanita:

1. Perasaan mual dan ingin muntah

Tanda yang ini merupakan gejala yang paling umum terjadi apabila seorang wanita memasuki masa kehamilannya. Mual dan muntah ini juga biasa disebut dengan morning sickness.

Meski begitu, mual dan muntah tidak mesti terjadi pada pagi hari saja, namun bisa terjadi kapanpun. Biasanya gejala yang satu ini akan berkurang ketika usia kehamilan menginjak minggu kesembilan.

2. Perut menjadi kembung

Perubahan hormon yang terjadi ketika seorang wanita memasuki periode kehamilannya dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat sehingga memicu perut menjadi kembung.

3. Perubahan bentuk payudara

Pada periode awal kehamilan, maka payudara termasuk bagian areola (bagian luar di sekitar puting yang berwarna gelap) dan puting akan tampak lebih besar dari biasanya akibat dari perubahan hormon yang terjadi.

Selain itu, payudara juga dapat berubah teksturnya menjadi lebih halus dan lembut dari biasanya.

4. Perut menjadi kram dibarengi munculnya bercak darah

Tanda ini terjadi akibat proses perjalanan embrio ke dinding uterus, rasa yang terjadi mungkin mirip dengan saat menstruasi.

Namun saat awal periode kehamilan, bercak darah yang keluar biasanya lebih sedikit dibanding pada saat menstruasi dan dalam waktu tidak lebih dari 3 hari.

5. Badan menjadi lemas

Hormon progesteron yang meningkat pada awal periode kehamilan membuat wanita hamil mengalami kelelahan, mengantuk, dan lemas yang lebih intens dari biasanya.

Bagi wanita yang sedang mengalami hal ini, disarankan untuk banyak beristirahat dan usahakan jangan stress.

Ciri-Ciri Anda Sedang Hamil

Ciri-ciri hamil

Selain tanda-tanda awal bahwa seorang wanita mengalami kehamilan, ada juga ciri-ciri kehamilan yang bisa dibagi berdasarkan waktunya.

Berikut adalah ciri-ciri kehamilan berdasarkan waktu:

1. Bulan pertama

Pada periode kehamilan di bulan pertama, gejala kehamilan yang dirasakan akan tidak jauh beda dengan tanda-tanda bahwa seorang wanita telah hamil yang telah dipaparkan di atas.

Ciri perubahan fisik seperti perut membesar juga biasanya belum terjadi. Ciri-ciri kehamilan di bulan pertama akan terasa ketika memasuki minggu keempat dari periode kehamilan.

2. Bulan kedua hingga bulan keempat

Memasuki bulan kedua hingga keempat periode kehamilan, wanita akan merasakan perubahan mood yang signifikan, sembelit, memiliki nafsu makan yang tinggi pada suatu makanan tertentu walau akhirnya makanan tersebut tak dimakan.

Namun ketika memasuki bulan keempat, beberapa dari gejala di atas telah hilang namun digantikan oleh kelelahan, heartburn, dan nafas yang mulai tersengal-sengal karena janin semakin membesar.

3. Bulan kelima hingga bulan ketujuh

Pada waktu ini, janin semakin bertumbuh dan berkembang dengan pesat sehingga ciri yang paling mudah diidentifikasi adalah semakin membesarnya perut wanita.

Wanita juga akan merasakan sakit tulang punggung ataupun sakit pinggang karena janin yang dikandung semakin berat, serta akan lebih sering berkeringat karena laju metabolisme bertambah.

4. Bulan kedelapan hingga bulan kesembilan

Pada periode ini, merupakan periode kematangan dari pertumbuhan dan perkembangan janin. 

Ciri kehamilan pada periode akhir ini adalah kaki membengkak, muncul stretch mark di kulit, hingga kesemutan dan pegal pada bagian tubuh yang menopang badan.

Cara Mengetahui Sedang Hamil atau Tidak?

Cara Mengetahui Hamil atau Tidak

Sumber: istockphoto.com

Untuk mendeteksi kehamilan secara pasti, maka perlu dilakukan beberapa rangkaian tes dari melakukan testpack hingga melakukan tes menggunakan ultrasonografi (USG) untuk melihat apa yang ada di dalam rahim.

Karena mengecek menggunakan testpack menjadi solusi termudah dan termurah, maka alat yang satu itu banyak digunakan sebagai alat pendeteksi dini dari kehamilan. Cara kerja testpack ialah dengan mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG).

Hormon hCG terkandung di dalam air kencing atau urin yang akan muncul ketika ada sel telur yang telah dibuahi kemudian menempel pada dinding rahim kira-kira 2 minggu setelah berhubungan intim.

Hasil yang menunjukkan bahwa seorang wanita positif hamil ialah terdapat dua garis lurus, atau simbol (+) dan (-), ataupun tulisan “hamil” dan “tidak hamil” tergantung jenis dan merk testpack yang digunakan.

Kapan Periksa Kehamilan ke Dokter?

Apabila kamu atau istrimu telah mengalami gejala yang telah dijelaskan di atas setelah beberapa waktu melaksanakan hubungan intim, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapatkan arahan yang tepat mengenai kehamilan yang dialami.

Untuk kamu yang memiliki waktu terbatas, maka kamu dapat menggunakan aplikasi SmartRSCM sebagai tahap awal pemeriksaan kehamilanmu! Cukup unduh, login, daftar, pilih dokter, bayar, dan telekonsultasi medis secara online siap dilakukan.

Tunggu apa lagi? Segera unduh SmartRSCM di App Store maupun Play Store dan rasakan kemudahan pemeriksaan kesehatan dengan cara yang kekinian!

(Muhammad Rifqi Athallah)

Referensi:

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Kematian Ibu Hamil Selama Pandemi Tinggi…. Diakses pada 2022.

Jurnal Kebidanan Terkini Vol.01, No.02. Pendampingan Senam Hamil pada Ibu Hamil…. Diakses pada 2022.

Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol.3, No.1. Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Perkembangan Janin…. Diakses pada 2022