Skip to content
Home » 10 Jenis Penyakit Jantung serta Gejala dan Pengobatan

10 Jenis Penyakit Jantung serta Gejala dan Pengobatan

Jenis Penyakit Jantung

Sobat Pintar, tahukah kamu bahwa jenis penyakit jantung itu bervariatif dan angka kematian dari penyakit jantung masih jauh lebih tinggi dibandingkan COVID-19?

Fahmi Ahmad, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Primaya Hospital, Jakarta, mengatakan bahwa angka kematian penyakit jantung pada 2020 mendekati 10 juta di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018 menyatakan bahwa setidaknya dari 1.000 orang terdapat 15 orang yang menderita penyakit jantung.  

Sedangkan, jumlah kematian karena COVID-19 di seluruh dunia hingga hari ini sebanyak 6 juta jiwa.

Fahmi juga mengatakan bahwa WHO memprediksi angka kematian dari penyakit jantung bisa meroket hingga 50 juta jiwa per tahunnya pada 2030 kelak.

Jenis-Jenis Penyakit Jantung dan Pengobatannya

  • Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner merupakan jenis penyakit jantung yang paling banyak diderita di dunia dibandingkan dengan tipe penyakit jantung lainnya.

Penyakit ini disebabkan oleh tersumbatnya arteri koroner, sehingga berakibat berkurangnya pasokan darah ke jantung.

Merokok, kekurangan atau kelebihan berat badan, stres, dan tekanan darah tinggi merupakan beberapa faktor penyebab Penyakit Jantung Koroner.

Sobat Pintar, ketahui gejala-gejala dari Penyakit Jantung Koroner berikut ini:

  1. Rasa sakit di dada, terutama di bagian kiri atau tepat di tengah
  2. Rasa tidak nyaman di tubuh bagian atas seperti bahu, lengan, dagu, leher, bahkan bagian atas perut.
  3. Napas pendek atau sesak napas
  4. Mual dan muntah yang disertai dengan sakit kepala atau keringat dingin

Pengobatan atas Penyakit Jantung Koroner berbeda-beda tergantung seberapa parah kasus yang kamu alami.

Mulai dari perubahan pola hidup yang lebih sehat, obat-obatan, hingga operasi tertentu.

  • Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit Jantung Bawaan juga disebut sebagai Penyakit Jantung Kongenital.

Sesuai namanya, penyakit ini diderita seseorang sejak masih dalam kandungan. Yaitu ketika ada masalah ketika proses pembentukan jantung janin.

Penyakit Jantung Kongenital dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Defek Septum Ventrikel (Septal Abnormality) dan Stenosis Pulmonal.

Terdapat lubang pada dinding yang memisahkan sisi kanan dan kiri jantung pada Defek Septum Ventrikel. Jenis ini merupakan yang paling umum diderita.

Jangan khawatir, kamu bisa mengatasinya dengan cara melakukan prosedur operasi tertentu.

Jenis yang lainnya adalah Stenosis Pulmonal, dimana katup jantung menyempit yang mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke paru-paru.

Untuk pengobatan Stenosis Pulmonal, kamu dapat melakukan prosedur operasi yang bisa membuka atau mengganti katup jantungmu.

  • Penyakit Jantung Endokarditis

Endokarditis merupakan salah satu dari dua jenis penyakit jantung yang menyerang katup jantungmu.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui darah dari penyakit, saat operasi, atau saat diinfus, kemudian mengakar di jantung.

Berikut ini merupakan 9 gejala dan ciri-ciri dari Endokarditis:

  1. Demam tinggi dan menggigil.
  2. Keringat berlebih saat tidur.
  3. Sakit kepala dan batuk.
  4. Napas pendek terutama ketika beraktivitas.
  5. Mudah lelah dan mengalami kebingungan.
  6. Bintik merah dan atau ungu pada kulit.
  7. Darah berbentuk garis tipis coklat kemerahan di bawah kuku.
  8. Benjolan merah di jari-jari tangan atau kaki yang menyakitkan.
  9. Bintik merah yang tidak sakit di telapak tangan dan kaki.

Endokarditis bisa diatasi dengan pemberian antibiotik. Namun, kamu perlu hati-hati karena Endokarditis bisa mengancam nyawa jika tidak ditangani segera.

Jika kondisi katup jantungmu sudah sangat parah, kamu perlu ditangani segera dengan prosedur operasi tertentu.

  • Penyakit Jantung Rematik

Jenis penyakit jantung kedua yang menyerang katup jantung adalah Penyakit Jantung Rematik. Kondisi ini terjadi ketika otot jantung dan katup jantung rusak karena Demam Rematik.

Tidak perlu khawatir, sekarang Penyakit Jantung Rematik dapat diobati dengan pemberian antibiotik.

Antibiotik diberikan untuk mengobati penyakit seperti Demam Skarlet (Scarlet Fever) dan Sakit Tenggorokan Akibat Infeksi Bakteri (Strep Throat) yang merupakan faktor penyebab Penyakit Jantung Rematik.

  • Penyakit Jantung Perikarditis

Inflamasi pada perikardium dapat mengakibatkan Penyakit Jantung Perikarditis.

Perikarditis disebabkan oleh infeksi yang disebabkan oleh virus, penyakit inflamasi seperti Lupus atau Rheumatoid Arthritis, atau luka pada perikardium.

Gejala dari Perikarditis yaitu rasa sakit di dada dan mengalami demam tinggi. Namun, perlu diingat bahwa rasa sakit di dada pada Perikarditis ini bervariasi.

Segera hubungi dokter apabila kamu mengalami sakit di dada seperti ditusuk-tusuk, menjalar hingga ke lengan, punggung, leher, atau dagu, dan terjadi selama lebih dari 15 menit, 

Pengobatan pada Penyakit Jantung Perikarditis dapat dilakukan dengan prosedur operasi jantung tertentu.

  • Penyakit Jantung Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah penyakit jantung yang menyerang bagian otot jantung.

Penyakit ini menyebabkan kondisi otot jantung mengalami peregangan, penebalan, atau menjadi kaku.

Hal ini sangat berbahaya karena otot jantung menjadi tidak bisa memompa dengan baik.

Seringkali, dokter tidak bisa menemukan faktor absolut mengapa seseorang bisa terkena Kardiomiopati. Hal ini dikarenakan beragamnya faktor yang bisa menjadi penyebab Kardiomiopati.

Kondisi jantung bawaan, reaksi terhadap obat-obatan tertentu (termasuk toksin seperti alkohol), infeksi dari virus, hingga kemoterapi bisa menjadi faktor penyebab Kardiomiopati.

Oleh karena itu, penting sekali bagi Sobat Pintar untuk mengetahui gejala dan ciri-ciri dari Kardiomiopati antara lain:

  1. Mengalami sesak napas ketika berkegiatan dan ketika beristirahat.
  2. Pembengkakan area kaki dan persendian.
  3. Mengalami kembung akibat penumpukan cairan.
  4. Batuk-batuk ketika berbaring.
  5. Kesulitan tidur dalam posisi terlentang.
  6. Sakit kepala dan pusing hingga pingsan.
  7. Jantung berdebar kencang.

Pengobatan untuk Kardiomiopati dapat dilakukan dengan cara melakukan operasi atau prosedur tertentu.

  • Gangguan Irama Jantung

Aritmia atau Gangguan Irama Jantung adalah kondisi ketika jantung berdetak secara tidak teratur.

Kelainan Irama Jantung ini bisa mengakibatkan jantungmu berdetak lebih cepat, atau bahkan lebih lambat.

Normalnya, kondisi ini tidak terlalu berbahaya. Namun, perlu diingat apabila kondisi ini menimbulkan komplikasi yang parah, segera hubungi dokter agar bisa cepat ditangani.

  • Kanker Jantung

Malignant Primary Cardiac Tumor atau Kanker Jantung adalah kondisi yang sangat langka terjadi. Tumor jantung seperti sarcoma dapat mengakibatkan Kanker Jantung.

Pria berusia 30-50 tahun lebih besar memiliki kemungkinan terkena kanker jantung dibandingkan wanita.

Selain itu, orang yang terinfeksi AIDS ataupun merokok juga bisa mengidap Kanker Jantung.

Apabila tidak ditangani dengan cepat, Kanker Jantung ini sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan penyakit jantung lain seperti Aritmia, Gagal Jantung, dan Perikarditis.

  • Gagal Jantung

Ketika jantung tidak dapat memompa darah sama sekali, kondisi ini disebut sebagai Gagal Jantung.

Biasanya, Gagal Jantung ini disebabkan oleh Penyakit Jantung Koroner. Akan tetapi, penyakit lain seperti Tiroid, Kardiomiopati, dan tekanan darah tinggi juga bisa mengakibatkan Gagal Jantung.

  • Serangan Jantung

Serangan Jantung terjadi ketika suplai darah ke jantung tiba-tiba terhenti. Biasanya, Serangan Jantung terjadi karena pembekuan darah.

Rasa sakit pada dada adalah gejala paling umum diderita baik pada pria maupun wanita.

Akan tetapi, wanita lebih rentan untuk mengalami gejala lain seperti sesak napas dan sakit pada punggung atau dagu.

Cara Mencegah Penyakit Jantung

Untuk mencegah penyakit jantung, kamu dapat menjalani pola hidup yang lebih sehat. Contohnya dengan rutin berolahraga, menjaga pola makan, dan menjaga berat badan.

Selain itu, kamu juga bisa mencegah penyakit jantung dengan cara mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan jantung.

Berikut ini daftar makanan yang baik untuk kesehatan jantung:

  1. Sayuran hijau seperti selada, bayam, dan sawi
  2. Tomat, bawang putih, dan ubi
  3. Buah alpukat, jeruk, ceri, stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry
  4. Ikan tinggi lemak misalnya sarden, salmon, tuna, dan makarel
  5. Kacang-kacangan seperti kacang panjang, kacang tanah, kacang almond, kacang merah, dan edamame
  6. Biji-bijian seperti beras coklat, gandum, quinoa, oat, barley, dan chia seeds
  7. Coklat pahit (dark chocolate)
  8. Yoghurt rendah lemak dan teh hijau
  9. Minyak ikan dan minyak zaitun

Apakah Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

Ya! Kamu tidak perlu khawatir karena penyakit jantung bisa disembuhkan.

Akan tetapi, Sobat Pintar perlu mengingat bahwa apabila ditangani dengan segera, maka lebih cepat pula proses penyembuhannya.

Kapan Harus ke Dokter?

Dokter RSCM

Apabila kamu mengalami gejala-gejala dari penyakit jantung seperti sesak napas, dada sakit, jantung berdebar kencang, dan sebagainya, segera hubungi dokter tanpa nanti!

Aplikasi SmartRSCM oleh SiapDOK yang menghubungkan kamu dengan dokter-dokter spesialis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo adalah solusi paling tepat untuk menghubungi dokter di saat-saat darurat.

Yuk, download aplikasi SmartRSCM di App Store atau Play Store!

(Alula Sakinah)

Referensi

CNN Indonesia. Diakses pada 2022. Angka Kematian Akibat Jantung Masih Lebih Tinggi dari Covid.

WebMD. Diakses pada 2022. Coronary Artery Disease? Causes, Symptoms, Treatment, Prevention.

MayoClinic. Diakses pada 2022. Cardiomyopathy.

NHS UK. Diakses pada 2022. Endocarditis.

ClevelandClinic. Diakses pada 2022. Heart Cancer: Prevalence, Symptoms & Management.

NHS UK. Diakses pada 2022. Heart Failure.

NHS UK. Diakses pada 2022. Heart Attack.

American Heart Association. Diakses pada 2022. Warning Signs of a Heart Attack.